PT Indomas Group Bangun Pabrik Pemisahan Mineral Ikutan di Kace

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- PT Indomas Group berencana membangun pabrik pemisahan mineral ikutan di pulau Bangka.

Rencana pembangunan tersebut direaliasikan, Jumat (22/1/2016) siang tadi ditandai dengan melakukan peletakan batu pertama di kawasan Desa Kace Timur, Kencamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

 

Kegiatan peletakan batu pertama rencana pembangunan pabrik pemisahan mineral ikutan dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Indomas Group, Ir Sobirin Ratu Jaya, MPA, Staf Ahli Pertambangan Pemprov Bangka Belitung, Aldan Jalil, Staf Ahli Perdagangan Pemprov Bangka Belitung, Marwan serta mantan karyawan timah termasuk Agus Adaw selaku koordianator pengelolaan mineral ikutan.

Meski diguyuri rintik hujan, siang itu kegiatan peletakan batu pertama pembangunan pabrik pemisahan mineral ikutan tetap berjalan lancar.

Aldan Jalil mengatakan provinsi Bangka Belitung (Babel) sesungguhnya memiliki potensi sumber daya (SDA) lainnya selain pasir timah. SDA dimaksudnya itu diantaranya yakni monasit (Ce,La,Y,ThPO4), ilmenite (FeTiO3),dan zirkon (ZrSiO4).

"Ketiga mineral ikutan tersebut mengandung logam tanah jarang (rare eart--red). Dan ini memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi dibanding timah," kata Aldan Jalil kepada wartawan, di sela-sela usai menghadiri kegiatam peletakan batu pertama rencana pembangunan pabrik pemisahan mineral ikutan siang tadi..

Namun dalam pengelolahan sejumlah mineral ikutan tersebut menurutnya tidaklah mudah, sebaliknya butuh keahlian khusus serta ditunjang dengan sarana teknologi relatif canggih guna mendapatkan mineral ikutan yang memiliki nilai standar ekspor.

Oleh karenanya dibangun pabrik pemisahan mineral ikutan di Desa Kace Timur itu merupakan program pilot project pemisahan mineral ikutan di pulau Bangka.

Dalam kesempatan sama, Agus Adaw menambahkan mineral ikutan sesungguhnya merupakan peluang penghasilan baru bagi masyarakat di Babel.

Bahkan ketertarikan ia sendiri dalam bisnis mineral ikutan tersebut lantaran menurutnya telah mendapat dukungan dari pihak pemerintah daerah (Gubernur Babel) agar segera pembangunan pabrik pemisahan di Babel ini.

"Sebab hal ini bertujuan guna mencegah terjadinya aksi penyelundupan barang-barang mineral tambang yang lari dibawa keluar dari pulau Bangka ini," katanya. (rap)

 

Sumber: 
Bangkapos.com
Penulis: 
ryan augusta
Fotografer: 
Hendra
Editor: 
Hendra
Tags: 
Berita Daerah